Postingan

Menampilkan postingan dengan label Saham

Analisis Fundamental Saham dan Laporan Keuangan

Gambar
Pada tulisan kali ini, ane ingin berbagi terkait istilah-istilah dalam analisis fundamental saham (rasio keuangan) dan laporan keuangan yang bisa jadi indikator untuk memilih saham berfundamental bagus namun masih undervalued. Check this out!! * Beberapa definisi pada tulisan ini mungkin tidak menggunakan definisi baku secara akuntansi, melainkan hanya definisi berdasarkan pemahaman penulis, sehingga mohon tidak dijadikan referensi ilmiah ISTILAH ANALISIS FUNDAMENTAL Asset (Harta) : seluruh kekayaan yang dimiliki perusahaan. Misal: gedung, mesin produksi, dll. Liabilities (Utang) : menyatakan seberapa banyak utang yang dimiliki perusahaan. Equity (Modal) : Nilai bersih dari perusahaan. Makin besar  equity  (modal), makin tinggi nilai perusahaan tersebut. DER: Debt to Equity Ratio . Perbandingan antara Utang dan Modal. DER>1 Utang lebih besar dari modal. (Warning) DER<1 Utang lebih kecil dari modal. (Keuangan perusahaan bisa dibilang cukup sehat) DER minus artinya eq...

Alokasi Aset ala Investor Top

Gambar
Apa faktor yang bisa membedakan profit  (keuntungan) seorang investor dengan investor lainnya? Apa pula faktor yang bisa membedakan loss (kerugian) seorang investor dengan investor lainnya? Jawabannya tentu saja sangat banyak. Dari modal, kebiasaan, pengetahuan, pengalaman, hingga mental bisa jadi penyebabnya. Tapi ada satu faktor penting yang jarang disadari investor, padahal faktor inilah yang jelas-jelas bisa membedakan hasil investasi antara seorang investor dengan investor lainnya. Apakah itu? Jawabannya adalah Alokasi Aset . Alokasi aset merupakan teknik diversifikasi kekayaan ke beberapa kelas aset dengan tujuan mendapatkan return semaksimal mungkin dan kerugian seminimal mungkin.  Dalam berinvestasi, tujuan utama kita adalah mendapatkan keuntungan yang besar dengan drawdown (penurunan nilai) yang kecil. Baca juga : 5 Kelas Aset dan Alokasi Aset Life is like a box of chocholate. Kita tidak akan pernah tahu peristiwa apa yang akan terjadi ke depannya. Bisa saja perusaha...

Mengenal Dow to Gold Ratio

Gambar
Saat kita membeli suatu aset kadang kita sering bertanya apakah harga aset yang kita beli termasuk undervalued (valuasi murah) atau malah sudah overvalued (valuasi mahal). Kita memahami bahwa semua aset memiliki siklus pergerakan harga yang hampir mirip. Dimulai dari fase sideways (mendatar), lalu ke fase boom (naik) hingga mencapai titik puncak lalu terjadilah bust (anjlok). Semua aset akan mengalami fenomena bubble (harga naik) dan burst (harga jatuh). Tidak ada satu asetpun di dunia ini yang harganya terus-terusan naik. Oleh karena itu, untuk memaksimalkan keuntungan dan meminimalisasi risiko, kita harus memahami ada di fase mana saat melakukan pembelian/penjualan aset. Membeli aset yang sedang berada di fase boom , biasanya akan lebih berisiko daripada membeli aset di fase bust . Saat di fase boom , kita akan dihadapkan pada kemungkinan terjadinya burst atau anjloknya harga yang luar biasa. Saat di fase bust , penurunan harga cenderung sudah terbatas, sehingga risiko penurunan harg...

Film-Film tentang Krisis Finansial yang Wajib Ditonton

Gambar
Di masa ketidakpastian ini, di mana ekonomi bergerak sangat volatile , bahkan banyak analis dan praktisi mulai memprediksi terjadinya resesi atau krisis, ini merupakan waktu yang tepat untuk "sedia payung" sebelum "hujan" terjadi. Dalam sejarah manusia, krisis/resesi telah terjadi berpuluh kali. Meskipun bentuknya berbeda, tapi penyebab dan efeknya memiliki kemiripan. Kita bisa mempelajari peristiwa terdahulu tentang penyebab, efek, hingga how to survive . Belajar dari pengalaman di masa lalu tentunya akan banyak membantu dalam mengambil keputusan, sehingga harapannya mampu survive dari badai ini. Salah satu media yang bisa digunakan untuk belajar adalah film. Berikut ini merupakan beberapa film yang menceritakan tentang krisis finansial yang wajib ditonton. Check this out!! 1. The Big Short (2015) Film The Big Short Film yang dibintangi oleh Christian Bale dan Ryan Gosling ini menceritakan tentang aksi fund manager (Michael Burry dan Mark Baum) ketika krisis finan...

Pelajaran Penting dari Pasar Saham yang Crash di Tahun 2020

Gambar
Hallo, Gan. Apa kabar? Bagaimana kondisi investasimu sekarang? Apakah masih aman? Atau malah sedang  loss  puluhan persen? Semoga baik-baik saja ya. Saat ini, kita, para investor dan pelaku bisnis, sedang mengalami ujian yang lumayan berat. Wabah corona dan jatuhnya harga minyak dunia menjadi dua pukulan telak bagi kita, para pelaku ekonomi. Menurut saya, dua pukulan telak inilah yang menyebabkan peristiwa pasar saham yang  crash  di seluruh dunia pada awal tahun 2020 ini. $IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) sendiri mengalami penurunan ( top-bottom ) sekitar 38% dalam waktu kurang dari 1 bulan, sementara YTD 2020 di posisi -27% (setelah 2 hari kemarin 26-27 Maret 2020 mengalami rally 15%). Apakah mungkin IHSG jatuh lebih dalam lagi di masa depan? Lets's see . IHSG per 27 Maret 2020 Jujur, ini pengalaman pertama saya mengalami stock market crash. Aset saham saya pun mengalami floating loss yang lumayan juga.   Ya walaupun investasi secara keseluruhan tidak sampa...

Pengalaman Daftar Rekening Saham di BNI Sekuritas Full Online (Cara Daftar, Deposit, Withdraw)

Gambar
Hallo, Gan. Di kesempatan kali ini saya ingin sharing tentang pengalaman saya investasi saham menggunakan BNI Sekuritas. Saya ingin sharing tentang cara membuka atau daftar rekening saham dan akun OLT di BNI Sekuritas secara full online tanpa repot-repot ke kantor cabang, cara top up RDN, cara withdraw , dan cara beli saham di BNI Sekuritas. Bagi teman-teman yang tertarik berinvestasi saham namun belum punya rekening saham, bisa simak tulisan berikut.  Check this out!! Tentang BNI Sekuritas BNI Sekuritas merupakan anak perusahaan dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang bergerak di bidang pasar modal. Perusahaan sekuritas yang berpusat di Jakarta ini telah berdiri sejak 1995. Berikut ringkasan fasilitas dalam BNI Sekuritas: - Rekening Dana Investor (RDI) : BNI 46 - Pilihan akun: Syariah, Reguler, dan Margin - Minimal setoran awal : Rp 100.000,- untuk nasabah BNI (akun syariah dan reguler) - Pilihan layanan : Hybrid dan Full Online - Biaya pemeliharaan : tidak dikenakan bi...

Saham-Saham yang Rajin Bagi Dividen Besar (2019)

Gambar
Harga beberapa saham di bursa efek Indonesia saat ini sedang mengalami koreksi besar-besaran. Kasus keuangan seperti Jiwasraya, Asabri, Minna Padi, Emco dan beberapa reksadana lain yang bermasalah cukup menjadi sentimen yang negatif untuk bursa. Ditambah adanya wabah virus corona yang mempengaruhi perekenomian negara tujuan perdagangan, seperti: China, Singapura, dan Hongkong, menyebabkan bursa sangat tertekan. Padahal jika diperhatikan fundamental perusahaan tidak banyak berubah, tapi tetap saja banyak saham yang mengalami koreksi harga. Dengan harga yang turun dan fundamental yang tidak jauh berubah, ini bisa jadi peluang untuk mengakumulasi saham-saham berdividen tinggi. So, disini saya akan membahas saham-saham yang rajin membagikan dividen sehingga bisa jadi alternatif untuk dijadikan saham dividen. Sebelum membahas list saham dividen, saya jelasin dulu istilah-istilah dalam dividen biar nanti lebih nyambung ya. - Dividen : bagi hasil keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan kepa...